Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2007

Terimakasih Ayah, telah menunjukkan kepada saya betapa miskinnya kita

Suatu ketika seseorang yang sangat kaya mengajak anaknya mengunjungi sebuah
kampung dengan tujuan utama memperlihatkan kepada anaknya betapa
orang-orang bisa sangat miskin.

Mereka menginap beberapa hari di sebuah daerah pertanian yang sangat
miskin.

Pada perjalanan pulang, sang Ayah bertanya kepada anaknya. "Bagaimana
perjalanan kali ini?"

"Wah, sangat luar biasa Ayah"

"Kau lihatkan betapa manusia bisa sangat miskin" kata ayahnya.

"Oh iya" kata anaknya

"Jadi, pelajaran apa yang dapat kamu ambil?" tanya ayahnya.

Kemudian si anak menjawab.

"Saya saksikan bahwa :

Kita hanya punya satu anjing, mereka punya empat.

Kita punya kolam renang yang luasnya sampai ke
tengah taman kita dan mereka memiliki telaga yang
tidak ada batasnya.

Kita mengimpor lentera-lentera di taman kita dan
mereka memiliki bintang-bintang pada malam hari.

Kita memiliki patio sampai ke halaman depan,
dan mereka memiliki cakrawala secara utuh.

Kita memiliki sebidang tanah untuk tempat tin…

AHMADINEJAD

AHMADINEJAD

Pagi ini, seperti biasa, setelah sholat Subuh saya menarik sebuah
buku
dari rak dan mulai melakukan ritual keluarga, membaca.

Ada beberapa buku baru yang saya beli beberapa waktu yang lalu dan
beberapa bahkan masih dalam plastik. Melihat judulnya saja saya sudah
tertarik. Salah satunya adalah "Ahmadinejad, David di Tengah Angkara
Goliath Dunia" terbitan Himah Teladan, kelompok Mizan.

Telah agak lama saya tertarik dengan tokoh satu ini. Sepak terjangnya
melawan tekanan Barat dalam masalah nuklir benar-benar membuat saya
penasaran dengan tokoh ini. Salah satu anggota milis CBE juga pernah
menayangkan foto-foto tentang kesederhanaan beliau meski ada yang
meragukan keasliannya. Telah lama rasanya dunia tidak memiliki tokoh
'David' macam Ahmadinejad ini. Dunia kita ini sekarang dipenuhi oleh
para pengecut dan tidak memiliki pendirian. Sosok Ahmadinejad
benar-benar seperti seteguk air di tengah sahara. Ketika baru saja
membaca Pengantar yang dituliskan oleh Rosiana Silalahi da…